Minggu, 26 April 2009

KEGIATAN FESTIVAL GUNUNG PUNTANG DIUNDUR SAMPAI KAPAN?

Sedianya (sebelum diundur), session satu kegiatan Festival Gunung Puntang 2009 akan diselenggarakan pada tanggal 17-20 Juli 2009 (Motor Offroad, Lari Lintas Alam dan Outbound Competition). Penyelenggara memilih tanggal tersebut dikarenakan merupakan waktu libur anak sekolah dan juga libur panjang bagi para pekerja. Pasalnya, target peserta kegiatan adalah para pelajar dan juga masyarakat luas. Akan ada lebih dari 10.000-20.000 peserta yang akan turut memeriahkan kegiatan selama 4 hari ini.

Sebagai pengganti waktu, penyelanggaran harus membuat program yang pas, antara bulan Oktober - Menjelang akhir Desember 2009. 

DESEMBER 2009,
Libutan anak sekolah di penghujung tahun 2009, merupakan waktu yang tepat, mulai dari 18-31 Desember. Ada 6 tanggal merah di bulan Desember tersebut. Hari minggu pada tanggal 6, 13, 20 dan 27. Tanggal 18 (Jum'at) adalah hari libur Tahun Baru Hijriah, sedangkan tanggal 25 Natal. Pada tanggal 24, kemungkinan cuti bersama. Diperkirakan anak sekolah akan libur mulai tanggal 18 Desember atau 21 (Senin) Desembernya. Kesimpulannya... OK.. Waktu yang ideal.

NOVEMBER 2009,
ada hari libur panjang (kejepit) pada bulan November 2009. Yaitu mulai dari tanggal 27 (Hari Jum'at) sampai dengan 29 (Hari Minggu). Ada waktu 3 hari yang dapat di gunakan untuk kegiatan Festival Gunung Puntang. Tapi apa pas dilaksanakan bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha? Kesimpulannya... TIDAK. 

OKTOBER 2009,
Praktis pada bulan ini tidak ada hari libur selain di hari Minggu. Tidak maksimal bila diselenggarakan pada bulan Oktober ini. Kesimpulannya... TIDAK. 

Lokasi tempat kegiatan Festival Gunung Puntang yang berada jauh dari kota, di kaki gunung, diarea perhutanan yang masih "perawan", akomodasi camping, mengharuskan pihak penyelanggara sangat matang dalam membuat konsep acara dan juga pemilihan waktu agar mendapat perharian masyarakat luas dan juga pihak sponsor.

Rumusan formula penyelenggaraan event Festival Gunung Puntang ini, adalah adanya satu hari libur setelah penyelenggaraan kegiatan Festival Gunung Puntang. Waktu libur tersebut akan digunakan untuk peserta beristirahat setelah mengikuti kegiatan acara Festival Gunung Puntang sebelum kembali keaktivitas rutin (Kerja, sekolah, kuliah, dll).

Formula lainnya adalah bertepatan dengan hari libur bagi anak-anak sekolah. Kegiatan Festival Gunung Puntang akan sarat dengan peserta dari kalangan pelajar. Diperkirakan sekitar 60-70% adalah peserta dari pelajar. Mulai dari siswa sekolah, Pramuka, PMR, dll.

Adanya keinginan pihak penyelenggara, agar semua peserta H-1 menginap (Camping) di area Gunung Puntang. Tentu saja hal ini akan memberikan tambahan waktu bagi para peserta.

Senin, 20 April 2009

KEGIATAN FESTIVAL GUNUNG PUNTANG 2009 DIUNDUR

Melihat kondisi situasi yang ada, kegiatan Festival Gunung Puntang 2009 yang sedianya dilaksanakan pada bulan Juli terpaksa diundur. Hal tersebut terungkap ketika tim Bastek Adventure berkonsultasi dengan pihak terkait soal perizinan (Senin/18 April 2009). Tanggal 18-20 Juli, merupakan kegiatan pengiriman kotak suara dari TPS ke KPU daerah masing-masing. Jelas sudah terbayang kesibukan aparat keamanan untuk mengamankannya.

Kegiatan pesta demokrasi dengan gejolak yang ada, membuat pihak keamanan extra ketat mengawasi keadaan. Alhasil, waktu yang tersedia (bisa digunakan untuk kegiatan akbar) adalah diatas tanggal 5 Agustus. Itupun kalau kegiatan Pemilu tidak ada Pemilu Ulang. Pasalnya, pihak pemerintah menjadwalkan tanggal 5 Agustus sebagai pelaksanaaan Pemilu Ulang. Tidak ada yang tahu, apa terjadi atau tidaknya Pemilu Ulang tersebut.

Kegiatan Festival Gunung Puntang 2009, akan dikunjungi serta di ikuti oleh lebih dari 20.ooo orang. Banyaknya peserta inilah yang dirasa perlu mendapatkan pengawasan extra ketat dari panitia serta unsur keamanan terkait.

Tanggal 22 Agustus, kita sudah memasuki bulan puasa. sedangkan hari libur yang ada di bulan Agustus hanya tanggal 9, 16 dan 17. Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang ke 64, akan menyita bayak perhatian masyarakat yang mengkonsentrasikan kegiatan dimasing-masing wilayah.

Selasa, 03 Februari 2009

FESTIVAL GUNUNG PUNTANG 2009 LIVE ON INTERNET - DISIARKAN LANGSUNG KESELURUH DUNIA



Beberapa kegiatan dalam GUNUNG PUNTANG CHALLENGE 2009 akan disiarkan langsung via internet. Pihak penyelenggara sengaja "momboyong" teknologi tinggi ini ke dalam hutan.
Yang sudah pasti, posisi START dan FINISH dari MTB DOWNHILL akan dapat disaksikan via internet. Sehingga teman-teman pencinta DH (Downhill) yang berada di belahan dunia manapun dapat menyaksikan momentum bersejarah ini.

Bagi teman-teman komunitas sepeda gunung dimana saja, dengan fasilitas siaran langsung ini dapat membuat acara NONTON BARENG di Cafe, Warung, Warnet, Dll... Seru khan...!

MEDIA CENTER - PERS CENTER
Bagi teman-teman wartawan yang turut meliput kegiatan GUNUNG PUNTANG CHALLENGE 2009, akan dilengkapi dengan fasilitas internet (HOT SPOT) dengan kecepatan tinggi. Sehingga distribusi berita dapat segera dikirim kekantor pusatnya.

TELEPON SELULAR DUKUNG TIM MEDIS, SAR, KEAMANAN GUNUNG PUNTANG CHALLENGE 2009.
Beberapa operator telepon selular akan memperkuat signalnya. Sehingga seluruh peserta, pengunjung dapat terus berkomunikasi.
Selain itu, kekuatan signal yang ada, sangat mendukung upaya tindak keselamatan, pengawasan serta keamanan kegiatan GUNUNG PUNTANG CHALLENGE 2009. Sehingga, bila terjadi sesuatu, perangkat telepon selular dapat membantu komunikasi tindak evakuasi korban, mendukung tim komunikasi dari ORARI/RAPI yang ada.

Minggu, 25 Januari 2009

Prajurit Belanda Gunung Puntang Josephus Franciscus Nicolass (Bombeeck) Masih Segar Bugar









Mungkin cuma sosok yang satu ini dari "kubu" Belanda yang masih berdomisili di sekitar Gunung Puntang. Akrab dipanggil dengan Bombeeck, lengkapnya sih Josephus Franciscus Nicolass usianya kini genap 83 tahun, seorang muslim semenjak menikah di Indonesia. Beliau adalah prajurit belanda yang terakhir bertugas di Radio Malabar. Sekitar tahun 1946 sampai dengan 1950 masa tugasnya. Namun sebelumnya beliau lebih sering keliling tempat bertugasnya mulai dari Depok, Ciseupan dan Wanayasa. Sayang beliau tidak mau mengatakan pangkatnya yang terakhir. Tapi mungkin para pembaca sekalian dapat mencari tahu sendiri dari foto lama beliau dengan seragamnya.

Ditemui di kediamannya oleh Bastek Adventure, Minggu 25 Januari 2009, begitu sangat ramah menerima kedatangan kami. Ditemani oleh sang istri, Hj. Wasih asal Purwakarta yang di nikahinmya semenjak 8 tahun silam, Bombeeck juga selalu setia ditemani oleh kursi rodanya.

Daya ingatnya sedikit kurang berfungsi. Banyak kejadian yang dia lupakan. Hal tersebut lantaran musibah jatuh dari kursi roda pada 6 Agustus 2003 di area Gunung Puntang. "Semenjak kejadian itu, saya sulit mengingat kejadian masa lalu." ujarnya.

Ada sekitar 3 kursi roda bermotor yang siap sedia dikendarainnya di kediamannya. Plus ATV Yamaha 600cc yang sudah 5 tahun parkir di terasnya tanpa ada yang mengendarai. Jangan heran kalau ke Gunung Puntang melihat Bombeeck ada ditengah jalan dengan kursi rodanya. Hampir seperti minum obat saja , 3x sehari, dirinya mundar-mandir ke Gunung Puntang. Kebetulan rumahnya juga tidak jauh dari area Gunung Puntang.

Pada masa bertugasnya, 1946-1950, menurutnya bangunan-bangunan yang ada dia area Gunung Puntang masuh berdiri dengan megahnya. Sayang, kapan pastinya bangunan tersebut di hancurkan, beliau tidak mengetahui, mungkin lupa. Namun menurut penjelasannya, bagunan tersebut dihancurkan oleh penduduk pribumi dengan maksud agar tidak digunakan oleh DI/TII sebagai markasnya. Ada informasi juga, kalau bangunan tersebut dihancurkan oleh Belanda sendiri agar tidak digunakan oleh Japan waktu itu. Hingga kini Bastek Adventure masih mencari tahu hal yang sebenarnya.

Sayang sekali, April 2009 Bombeeck beserta keluarga akan ke negeri Belanda untuk satu tahun lamanya, sehingga tidak mungkin hadir dalam acara Festival Gunung Puntang juli 2009 nanti. Menjelang keberangkatannya, Bastek Adventure berjanji untuk membuat wawancara dengan video (shooting video) menyangkut masa lalu area Gunung Puntang.

Senin, 19 Januari 2009

PRAJURIT BELANDA RADIO MALABAR YANG TERSISA DI GUNUNG PUNTANG





Inilah sosok prajurit Belanda yang hingga kini masih aktif "memonitor" kawasan Wana Wisata Gunung Puntang, yang mana dahulunya adalah tempat dia bekerja. Beliau inilah yang merupakan satu-satunya saksi sejarah Radio Malabar. Sayang, dalam kesempatan penghelatan pesta akbar gunung puntang, Festival Gunung Puntang 2009, beliau tidak bisa hadir. Direncanakan pada bulan April atau Mei nanti akan bertolak ke kampung halamannya di negeri keju sana, Belanda selama setahun katanya.

Minggu, 18 Januari 2009

PERSONIL KOMUNITAS H4, JATI ASIH, ZERO TWO TWO (022) CREATOR TREK DOWNHILL GUNUNG PUNTANG



Hari Minggu kemarin, 18 Januari 2009, beberapa personil komunitas sepeda dari Jakarta dan Bandung kumpul di Wana Wisata Gunung Puntang. Diantaranya dari H4, Jati Asih dan Zero Two Two (022). Kehadiran mereka ini tidak lain untuk membuat disain dari trek Downhill yang segera di buat di kawasan perkemahan ini dalam rangka penyelenggaraan kegiatan Gunung Puntang Challenge 2009 pada bulan Juli nanti.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Ibu Uchi Akbari dari Uchi Enterprize yang pada kegiatan nanti sebagai komandan pelaksanaan JAMBORE SEPEDA GUNUNG-nya. Juga hadir bapak dr. Andi Agus Nur, Ir. MT. ketua dari Bastek Indonesia, Bapak Drs. H. Hilman Firdaus Dewan Pakar dari Bastek Indonesia, Bapak Drs. Teguh S dari Bastek Learning Center dan Endro Purwanto penanggungjawab Bastek Adventur.

Diharapkan nanti, trek downhill di Gunung Puntang ini menjadi trek kebanggaan Jawa Barat. "Melihat lokasi yang tidak begitu jauh, pemandangan yang indah, udara yang tidak terlalu extrim, saya yakin Downhill di gunung puntang ini akan menjadi populer. Banyak lintasan untuk Downhill yang bisa dibuat. Hal ini tentu saja membuat para pencinta downhill makin tergila-gila dengan trek disini." ujar Marta dari komunitas H4 yang sudah malang melintang didunia downhill.

Hal yang sama dikatakan oleh Deni dari komunitas zero two two. "Wah..disini luar biasa sekali. Saya seolah-olah ada diluar negeri saja. Fasiliatas sudah lengkap untuk berkemah disini. Jadi nanti para pelaku downhill bisa sambil camping. seru abis pokoknya." katanya.

Rabu, 17 Desember 2008

GUNUNG PUNTANG CHALLENGE 2009





Klik juga di WWW.GUNUNGPUNTANGCHALLENGE2009.BLOGSPOT.COM