Senin, 08 September 2008
KONSERVASI DAN REVITALISASI GUNUNG PUNTANG
Apakah pengunjung Wana Wisata Gunung Puntang tahu akan hal ini?
Apa ada yang tahu kalau disana dahulu kala disebut juag sebagai Nagara Puntang?
BASTEK berupaya untuk memberikan informasi kepada para pengunjung Wana Wisata Gunung Puntang secara langsung maupun tidak langsung. Berkaitan dengan itu, beberapa sign-ad penjelasan soal sejarah gunung puntang, khususnya Radio Malabar, akan terpampang di lokasi tersebut.
Tidak berlebihan, bila kami menyebut Wana Wisata Gunung Puntang sebagai SMART CAMP GUNUNG PUNTANG. Tidak cuma alamnya yang indah, fasilitasnya yang lengkap. Akan tetapi sarat dengan ilmu pengetahuan, utamanya sejarah bangsa Indonesia serta teknologi telekomunikasi.
BASTEK akan berupaya agar Wana Wisata Gunung Puntang menjadi objek sejarah yang kemudian harus dilestarikan. Pemberian status cagar budaya akan menjadi perlindungannya. Namun status tersebut akan tidak menjadi berarti, mana kala tanpa informasi yang jelas kepada pengunjung yang ada.
Peserta, pengunjung termasuk yang terlibat dalam kepanitiaan Festial Gunung Puntang 2009 akan lebih mengenal Gunung Puntang, terutamanya Wana Wisata Gunung Puntang. Pembenahan sarana dan prasarana yang ada, merupakan upaya memberikan yang terbaik bagi pengunjung yang ada, memberikan rasa betah untuk tinggal, bermalam (camping) di Gunung Puntang.
Kiranya akan banyak pihak yang berkenan terlibat dalam kegiatan ini. Baik itu dalam kegiatan penghijauannya, pembersihan puing-puing sisa bangunan bersejarah, pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana yang ada, dll.
KUNJUNGAN KETUA BASTEK

Pada hari Minggu, 7 September 2008, penanggungjawab Bastek Adventure, Endro Purwanto, mendapat kunjungan dari ketua BASTEK, bapak Dr. Andi Agus Nur, Ir.,MT yang barus aja kembali dari Bontang, Kalimantan. Bersama salah satu anggota Dewan Pakar BASTEK, Drs. Hilman Firdaus, pak Andi berkenan melihat-lihat seputar Wana Wisata Gunung Puntang. Sempat juga beramah tamah dengan pengelola, bapak Asep dan juga anggota keamanan dari Koramil setempat bapak Ketut.
Merurut pak Andi, Wana Wisata Gunung Puntang mempunyai potensi yang sangat tinnggi, terutama dalam bidang pendirikan. Selain dahulunya adalah Stasiun Radio Malabar milik pemerintah Belanda, panorama alamnya begitu sangat indah.
"Insya Allah kita dapat kembangkan dan tingkatkan lokasi ini. Sehingga sangat berguna bagi generasi penerus nanti. Tentu saja dengan dunkungan dari semua pihak, terutamanya pemilik serta pengelola Wana Wisata Gunung Puntang ini." komentarnya.
Jumat, 05 September 2008
FASILITAS MCK GUNUNG PUNTANG
Wana Wisata Gunung Puntang (Bumi Perkemahan), memeberikan fasilitas MCK yang terbaik. Air berlimpah, Besih dan bangunan yang permanen.
MOTOR OFFROAD
Kegiatan olah raga Motor Offroad merupakan salah satu kegiatan yang akan di adakan. Adalah Bapak Abud dari kota Banjaran yang telah lama mengenal medan Motor Offroad yang ada di seputar Gunung Puntang, mendukung sepenuhnya kegiatan Festival ini.
"Saya akan buat trek khusus untuk itu. Trek baru ini akan membuat para Motor Offroader ketagihan." ujar Abud yang dijumpai oleh kami tengah beristirahat di Gunung Puntang. Dan ketika kami tawarkan peserta harus bermalam di Gunung Pungtang dan itu berarti ada trek di malam hari, itu menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendaranya nanti.
"Wah, kalau sampai ada malamnya, seru juga tuh. Bakal banyak yang mau ikutan nanti. Tantangannya bakalan lebih sulit ketimbang di siang hari." tambahnya.
Kami akan mengupayakan kegiatan Motor Offroad ini menjadi event Motor Offroad dengan peserta terbanyak. Mungkinkan akan memecahkan rekor kegiatan serupa dengan peserta terbanyak? kita lihat nanti.
PONDOK TRADISIONAL GUNUNG PUNTANG

Pengunjung Wana Wisata Gunung Puntang dapat juga mengunakan fasilitas yang ada di Pondok Tradisional. Pondok tersebut berasitektur tardisional dengan dominan bahan bambu. Terdiri dari dua lantai. Dibawah merupakan area dipan yang cukup luas, serta diatasnya terdapat kamar dengan ranjang yang tertata rapi.
Kamar mandinya terletak tidak jauh dari bagunan yang ada. Sehingga siapa yang menginap disana dapat merasakan sama halnya tidur dalam tenda, soal kamar mandinya tidak menyatu.
Cukup merogoh kocek sekitar 25oribuan untuk permalamnya. Namun untuk harga pastinya dapat menghubungi pihak pengelola di sana.











